Pages

Thursday, 23 April 2015

Jika seseorang sudah lelah dengan usaha yang kian sia-sia,
Kamu, sebagai orang yang diusahakan patut takut.
Karena tidak akan ada lagi usaha yang bertujuan untuk kamu..
Dan kamu, harus siap-siap merasa kehilangan.

Gimana caranya biar entri ini gak serius-serius banget ya, pengen agak santai tapi suasana hati lagi serius, huh.

Kenapa ada ya orang yang gak mau atau bahkan gak bisa ngehargain usaha dan perasaan orang lain?
Rasanya pengen banget masakin kambing guling buat orang yang gak pernah ngehargain usaha orang lain. tapi dia jadi kambingnya....iya, kambingnya, uh jayus.
Mereka memang sepenting dan sesibuk apa sampai gak pernah sedikit pun mikirin usaha yang orang kasih untuk dia?
Yang namanya usaha kan macem-macem, gak jarang orang ngorbanin sesuatu buat usahanya itu.
Usaha, apapun bentuknya namanya ya tetap usaha.
Mungkin bagi orang lain usaha yang kita lakuin bukan seberapa atau malah mudah di mata mereka, tapi belum tentu dengan orang yang menjalani usaha itu. Orang terlahir dengan kemampuan yang berbeda-beda, disaat kamu pikir usaha yang orang lain lakukan itu mudah buat kamu, ya kamu harusnya bersyukur bahwa kamu bisa melakukannya dengan mudah, bukan malah menganggap usaha orang lain seperti hal yang tidak penting dan tidak patut dihargai.

Bahkan untuk bisa mengupas biji kuaci pun butuh usaha bukan? buat orang yang punya gigi mungkin gampang, tapi buat orang yang tidak mempunyai gigi atau ompong kan gak gampang....spele , bukan? tapi benar.

Simple deh, kaya anak kecil yang mulai menggambar manusia dengan bentuk yang tidak beraturan lalu dia datang menghampiri ibunya buat nunjukkin dan mendapatkan apresiasi dari Ibunya. Kalau Ibunya gak kasih apresiasi apapun pasti anak kecil bakalan sedih. Apalagi kalau  ibunya malah nolak atau marah-marah, terus kalo si anak udah masuk tahapan Initiative vs Guilt, wuh udah deh anak bakalan ada di posisi guilt terus.....

HAHAHAHA nggak, yang tadi materi kuliah......astaga keinget kuis, itu gak ada hubungannya.



Sedih deh kalau kalian nanti sadar sebenarnya ada orang yang usaha buat kamu, entah apapun usahanya. Dan bakal lebih sedih lagi kalo kamu tau ada orang yang berusaha buat kamu tapi kamu gak peduli, dan tiba-tiba dia pergi, bersikap seperti tidak biasa, dan acuh sama kamu.
Jangan main-main dengan orang yang sudah 'lelah'.
Entah lelah usaha, lelah di perlakukan seenaknya, dan lain-lain.


iya kaya Sela udah lelah mikirin perasaan orang, malah diperlakuin seenaknya dan diusik terus akhirnya malah acuh sama orangnya, padahal aslinya Sela mana bisa kaya gitu. Sekali-kalinya acuh sama orang aja dulu banget, ea curhat. 

Jadi, jangan pernah gak ngehargain orang lain gitu.....
Entah hargain usaha, hargain proses atau lainnya.

Ngomong-ngomong, orang kalau udah nilai orang lain jelek pasti keterusan mikir jelek aja ya meskipun orang tersebut melakukan hal yang baik atau berusaha untuk baik? Hati-hati, bomerang.

Thursday, 27 November 2014

Sheilla Salsabilla

"Kenapa ayah kasih dd  'yea, thats how i call my self at home' nama Sheilla Salsabilla?"
"Kenapa ya....umm, karena Ayah waktu dulu ngefans sama artis Sheilla Majid, jadi kalo punya anak perempuan lagi ayah mau kasih nama Sheilla"
"Kenapa Sheilla? kan banyak artis - artis lain, Yah?"
"Soalnya dia waktu itu lagi terkenal banget dan Ayah seneng sama suaranya (yup, she's a Malaysian Singer)"
"Ah....iya iya. Kalo Salsabilla?"
"Salsabilla itu artinya mata air di Surga"
"Terus...."
"....."

Sampai sekarang masih gatau arti nama Sheilla Salsabilla secara lengkap kalau digabung itu apa. Pernah coba gabung-gabungin arti nama Sheilla dan Salsabilla tapi gak ketemu juga sisi koherensi-nya dimana, dan ya, saya gak pernah tanya gabungan arti dari kedua nama itu kepada Orangtua saya.

Atau mungkin, Ayah memang tidak berniat 'menggabungkan' kedua arti nama tersebut?
Umm, if so , let me guess.....
Dari nama Sheilla, Ayah mengharapkan putrinya yang satu ini mempunyai suara yang bagus? atau terkenal seperti Sheilla Majid pada jamannya? uh.
Dan dari nama Salsabilla, Ayah mengharapkan putrinya ini mempunyai hati yang suci dan jernih seperti mata air di Surga? hehe amin.
Atau mungkin ada harapan lain dari kedua nama tersebut?

Uh, sebenarnya spele mikirin arti nama sendiri karena saya yakin Ayah saya sudah memikirkan dengan baik nama untuk anaknya ini. Dan, saya tinggal bertanya lagi ke Ayah saya maksud dari kedua kata yang ada pada nama saya. Saya juga sebenarnya membahas ini hanya karena tiba-tiba saya kepikiran pada saat melihat nama saya sendiri pada layar handphone dan ya, saya dibuat penasaran oleh nama saya sendiri. aneh.

Tapi dari rasa penasaran ini, saya malah makin dibikin penasaran dengan,
"Sebenarnya ada gak sih arti nama Sheilla?"
"Maksud sebenarnya dari 'mata air di Surga' itu apa ya?"
Karena penasaran sama dua hal itu, saya langsung googling, siapa tau ada.
Ternyata emang ada,
Dan yaaaaaaa, ini yang saya temukan :

Untuk nama pertama, walaupun Sheila not Sheilla :
1. Sheila dalam Bahasa Indonesia mempunyai arti Musik
2. Sheila dalam Bahasa Irlandia mempunyai arti Buta
3. Sheila dalam Bahasa Irlandia mempunyai arti Anugerah
4. Sheila dalam Bahasa Arab mempunyai arti Gunung Kecil
5. Sheila dalam Karakteristik mempunyai arti Senang membantu orang, penuh semangat, mudah beradaptasi, selalu diberkati, memiliki kemampuan berbicara yang baik, mandiri, kritis terhadap diri dan orang lain.

(http://carinamabayi.com/arti-nama/sheila.html)

Untuk nama kedua, Salsabila :
Semua arti tetap sama yaitu, mata air di Surga. Namun, ada satu artikel yang menyebutkan seperti ini,
'Seorang wanita muslim yang memiliki semangat juang tinggi dalam segala hal kebaikan di hidupnya (baik Agama, Keluarga, Nusa dan Bangsa) yang semangatnya diturunkan pada semua keturunannya. Seorang pejuang yang bijak, cerdas, pandai, penuh perhatian dan peduli/berjiwa sosial dengan siapapun. Karena kemulian jiwanya ia bagaikan "Mata air di Surga" yang jernih dan suci jiwanya yang diharapkan oleh banyak orang'.

Entah kenapa seneng banget waktu tau ternyata pertanyaan saya ada jawabannya hehe dan lebih seneng lagi waktu tau arti Sheila dalam bahasa Indonesia artinya adalah musik, ah,  it was such an honor for me as a music lover! hehe.

Jadi mungkin kalau dipikir-pikir lagi, uh mungkin, Ayah saya memang tidak berniat untuk menggabungkan arti dari kedua nama saya. Dan sepertinya harapan-harapan yang saya tebak, sedikit mendekati dengan harapan Ayah saya haha lol but, amin. Semoga saya bisa menjalani hidup sesuai apa yang diharapkan oleh kedua Orangtua saya dan berperilaku pula sesuai dengan nama saya, amin.

Oya, bagi yang gak tau Sheilla Majid, berikut adalah fotonya,

Cantik, bukan? hehe.

Dan ini buat yang mau denger lagunya,
Sinaran - Sheila Majid (lagu kesukaan, dan tau pertama kali dari Ayah)
enjoy!
https://www.youtube.com/watch?v=UkYGiIzi63Y


Nah btw, what's the meaning of your name fellas? :)









Good afternoon! have a great day!
Sheilla Salsabilla

Wednesday, 23 April 2014

Family; together we have it all.

Hi! 
Gue balik lagi...yang artinya kalian bakal baca postingan terbaru gue ini. 
Malem ini gue mau post tentang keluarga gue :D

Satu hal yang sangat sangat gue suka,gue seneng dan paling buat gue "hidup gue lengkap!" Itu adalah keluarga. Tepatnya kalo udah kumpul sama keluarga. Entah kenapa gitu ya kumpul bareng keluarga itu kaya kebahagiaan tersendiri gitu,apalagi keluarga besar! Mungkin kalo keluarga inti yang namanya kumpul sih sering,cuma kalo keluarga besar ya harus tunggu ada event besar macem nikahan sodara,lebaran,atau cuma sekedar dukung sodaranya dalam satu event. 
Mungkin kalo pas lebaran semua juga kumpul kan yaaaa. Gue juga lebaran biasanya kumpul di hari ke 2 sama keluarga besar,dan ngabisin waktu walaupun cuma sekedar ngobrol dan lainnya. Ini yang paling gue senengin sih,kumpul pas lebaran...kangen. Apalagi kalo inget kumpul pas lebaran tahun berapa kaliiiiii gatau itu bener-bener kumpul keluarga besaaaaaaaaaar banget :') 

Nah kalo nikahan,weeeeeeh kita semua keluarga berubah jadi panitia nikahan yang bener-bener itu yang mude dan tue ripuh -.- kebetulan bulan depan ada nikahan saudara,dan ya bisa ditebak keluarga besar gue udah bentuk panitia dari kemarin-kemarin,huh.
Okay itu nikahan,sekaranggggg tentang "dukung saudara saat ada event" yes,contohnya waktu kakak kakak gue ikut ajang Saija Adinda gitu (iya kakak kakak gue dua duanya finalis ajang itu,cuma gue doang yang nggak.payah bener ya -____-) itu namanya ibu,ya pasti dukung anak,pengen kasih dukungan terbaiknya sampe bikin baju yang tulisannya "we love abi",buat spanduk,buat bando yang ada tulisan "safira" atau "abi"nya,beli kartu sampe se-pak dan dibagiin ke sodara2 dan langsung diisiin pulsa 50 semua cuma buat dukungan sms kakak kakak gue -.- emang gak semua sodara gue ikut,cuma yang dirangkas dan temen-temen kakak gue aja,tapi itu rame banget,macem mau demo. Dasar pakaian udah sama gitu -__________-
Yaaaaaaaaa walaupun emang kakak gue cuma finalis dua-duanya,senggaknya dari situ mereka punya pengalaman baru. Dan gue.......gue mah cuma dengerin cerita pengalaman mereka aja :D keluarga kalian ada yang gitu juga? Mending gabung yuk,ntar buat perkumpulan "keluarga masa kini" seru kayaknya bikin masa gitu.keren B)

Keluarga gue juga bukan keluarga yang biasa,weits. Karena apa? Karena keluarga gue aneh aneh semua orangnya.....
Oya,kebetulan di keluarga gue itu ada Band yang personilnya 2 orang itu adalah kakak gue dan sodara gue. Ini macem band keluarga gitu,soalnya semuanya diurus sama "uwa" gue,latihan juga di studio rumah nenek. Nah,yang namanya band kan buat ikut event-event besar itu pasti pengen ya. Acara ini ikut,itu ikut. Dan setiap band ini ikut event tuh keluarga gue selalu ikut ke tempat perlombaannya. Macem waktu di Taman Mini,kita pergi kesana sewa bus......IYA KITA KESANA PAKE BUS. Saking banyaknya yang ikut -.- dan selalu disana kita ngamparin karpet atau semacemnya. yang namanya makanan kita bawa dari rumah,mending cemilan,lah ini nasi,lauk dan lain-lain sampe kopi! Setiap kita makan,langsung itu yang namanya crew crew diajak makan juga. Gak ngerti lagi ini mau lomba apa piknik........
Tapi dibalik itu semua entah gue seneng banget,kerasa banget kekeluargaannya :D

Yang dilakuin kalo lagi kumpul apa aja sel?

Yang dilakuin? Yang jelas kita makan,makan besar! Dan biasanya kita suka kumpul gitu diruang keluarga dan ngobrol ngobrol tentang semuanya. Hidup banget suasananya,apalagi kalo ada kakak gue,kak Fira,dia udah macem pelawak kalo di keluarga -.- tapi biasanya sih kalo gue,gue lebih sering sharing sama saudara gue yang kebetulan dosen,tentang dunia perkuliahan atau semacemnya. Ah emang dasar gue orangnya suka banget sama obrolan orang gede dan selalu pengen tau jadi ya ngobrol sama mereka emang seru banget buat gue,berjam - jam pun gak bosen -.- daaaaaan satu lagi,selain ngobrol ada juga yang gue kerjain kalo lagi kumpul,yaitu......ngasuh! :3

Hmm...satu hal yang belum kelaksanain sama gue,pengen banget ngadain family gathering,huhu. Semoga tahun depan bisa...

Ngomongin keluarga emang gada habisnya. Keluarga satu-satunya yang terima kita apa adanya,mereka yang selalu ada buat kita. Apapun masalahnya yang kita hadepin,tempat kita ngadu dan yang dapat nerima kita balik lagi ya cuma keluarga (tepatnya setelah Allah ya). Jangan sia-siain keluarga kalian,banyak-banyakin kumpul. Gak akan nyesel! ;)

Yaaaaaaa semoga cerita gue ini bisa bikin kalian yang jauh sama keluarga jadi pengen deket lagi,dan yang deket jadi tambah deket deh ya hehe. 
Ah ya,gue liat salah satu tulisan tentang keluarga gitu,bagus,katanya;

Family; where life begins and love never ends.




Thank you,bye bye.
Sheilla Salsabilla

Monday, 23 December 2013

love; thats what Pablo Neruda said..

I love you without knowing how, or when, or from where. I love you simply, without problems or pride: I love you in this way because I do not know any other way of loving but this, in which there is no I or you, so intimate that your hand upon my chest is my hand, so intimate that when I fall asleep your eyes close.

Wednesday, 4 December 2013

Jurusan oh jurusan

Dari jaman SMP sampe SMA kelas 2,gue punya cita-cita mau jadi seorang Psikolog. Ya bahkan pas SMA kelas 3 tepat di bulan kemarin cita-cita gue masih sama. Tapi semua itu tiba-tiba punaaaaah,gue sekarang bener-bener gak minat jadi seorang psikolog. Kenapa? Karena awal mula gue galau sama penjurusan kuliah yang gue ambil nanti.

Kemarin-kemarin gue udah mantepin diri buat terima kalo nanti gue kuliah ambil jurusan Psikologi,tapi makin kesini,setelah gue konsul dan survei dengan beberapa teman dan guru. Tanggapan mereka cuma "Psikolog tuh lama sel,kaya dokter. Mending kalo kamu nerusin sampe S3,kalo nggak mah mending gak usah,dasar kamu mah orangnya bosenan lagi kan. Kerjanya susah nanti kamu kalo ngambil Psi" dan gue dengernya langsung mikir,iya juga sih yaaaaaa. Dan gue mikir lagi,sebenernya gue ngebet banget pengen jadi Psi tuh gara-gara apa sih? Cuma karena hobby gue yang emang seneng banget merhatiin perilaku orang-orang? Cuma karena gue sering dijadiin tempat curhat sama temen-temen? 
Masuk akal sih kata gue mah,dikit,tapi kan gak jamin juga gue ntar bakal seneng dengan hobby gue ini di kuliahan nanti. Tooooh,Psi di kuliahan apalagi yang dr rumpun IPA katanya banyak ngitungnya,dan lainnya. Terus juga kalo emang misal gue ambil nih jurusan dan gue jadi sarjana trus ada yang konsul atau apa ke gue,kan gak jamin juga yang konsul itu satisfied sama kerja gue. Dan jugaaaaa,yang gue hadepin sekarang itu masalah anak SMA yang PASTInya bakalan beda sama masalah orang-orang nanti yang dateng untuk konsul ke gue,itu sih udah bener-bener masalah real life yang levelnya jauh banget.
Sebenernya gue gak jago dalam menasehati,ngasih saran atau jalan keluar,karena dipikir-pikir gue cuma siap buat jadi pendengar yang baik. Jadi intinya "kapanpun lo butuh gue,panggil gue,cerita sama gue. Gue bakal denger cerita lo,tapi gue gak janji kalo gue bakal ngasih saran yang bikin lo puas. Tapi sejauh ini apapun yang gue saranin ke lo,itu adalah saran terbaik yang gue punya dan mungkin dengan tugas gue dengerin cerita lo ini bisa ngeringanin masalah lo" yaaaa gitu lah pokoknya.

Okay....balik ke masalah awal tentang jurusan. Gue udah blacklist Psi dari jurusan yang gue pengen. Sekarang tinggal Sastra Inggris... aduh,ini gatau kenapa gue kurang yakin sama ini jurusan. Gue makin galau aja ini masalah penjurusan. 
GALAUIN JURUSAN LEBIH SERING DATENG DIBANDING GALAUIN COWOK.
huaaaa,pusing. Akhirnya yaaaa,gue googling tentang macem-macem jurusan perkuliahan,siapa tau aja gitu ada yang kegaet. 

Gue googling,gue baca artikel-artikel yang ada dan gue tertuju pada satu jurusan yang dulu ïsama sekali gue gak ada bayangan apalagi harepan buat masuk kesitu. And you know whaaaaat? ARSITECTURE. yes....arsitektur! Gue tertarik dengan Arsitektur!! Gilaaaaa,ini jurusan keren banget bisa bikin gue tertarik hanya dengan 25menit. Dan setelah itu,gue langsung ngeyakinin diri buat masuk jurusan arsitektur. Woohoo

Gue perdalam tentang jurusan Arsitektur ini,biar gue gak terlalu kaget nanti pas kuliah. Gue baca-baca blog anak-anak Arsitek. Pas gue lagi baca-baca blog,kebeneran blog yang gue baca itu blog anak UI,dan kebeneran juga gue emang pengen banget masuk UI gue baca tuh blog baik-baik. Dia ternyata anak FTUI jurusan Arsitektur Interior,gue bingung ini apa bedanya sama Arsitektur biasa? Nah,gue baca-baca lagi dan gue bandingin sama arsitektur. Ternyata lagiiiii,gue kepincut sama jurusan Arsitektur Interior ini dibanding Arsitektur. Gue bacain kan tuh tugas-tugas anak Arsin,mereka ternyata lebih mencolok ke arah Seninya dan yang namanya matematika,fisika tuh cuma dikit bahasannya. Paling aljabar kaya gitu. YA TAMBAH AJA TAMBAAAAAAH GUE SUKA SAMA INI JURUSAN HAHAHA. satu hal yang harus kalian tau,gue emang anak IPA,tapi gue gak mau kalau kuliah nanti gue harus ketemu sama Kimia,matematika,fisika,biologi hehehehe. Tapi buat jurusan satu ini gue terimaaaa! Lagian katanya tahun depan gak boleh lintas jurusan hehe.

Lanjut,gue seneng kan yaaaa sama ini jurusan. Eh tapi gue mikir,kalo gue kan gak bisa gambar jadi gimana,yakali Arsitek masa gak bisa gambar. Tapi.....semua rasa pesimis gue ilang saat gue baca comment ini anak Arsin sama orang yang emang minat dan punya masalah kaya gue dan dia jawab "gak perlu khawatir kalo gak bisa gambar,malah kita disini diajarin dari awal banget. Dari pegang pensil sampe blablabla" ya Allah ini pencerahaaaaaaan. Sekarang gue makin mantep ke Arsin ini :')

Arsin di UI yang gue tau sekarang Akreditasinya udah A di tahun ini. PGnya juga sekitaran 35an. Agak pesimis sih,cuma kan harus yakin ya,sugestnya mesti bagus. Gue harus sering-sering doa dan yakinin diri kalo gue bisa masuk UI dengan jurusan Arsin ini. Dan juga usaha gue lewat UAS dan UN gue,daaaan juga SBMPTN nanti. Tapi semoga aja gitu ya ada keajaiban gue masuk UI lewat jalur SNMPTN,amin hehehe.

Tapi sekarang yang terpenting kan nilai Semester 5,UN dan lulus dulu. Kalo ketiga itu udah gue capai,insya Allah kalo emang jalannya gue bisa keterima di PTN dan jurusan yang gue mauuu. Amin!
Semoga aja angkatan gue ini dilancarin ya segala-galanya,gue sama yang lain lulus SMA lulus PTN atau PTS. Sukses jugaaaa,amin yaRab :')
Pembaca blog gue,doain juga yaaaaa. Semoga kalian juga sukses! 

Yeap,bedtimestories lagi hahahaha. Intinya....
  • Lulus UN
  • Lulus SNMPTN atau SBMPTN
  • Maba FTUI - Arsitektur Interior
Aminnnnnnnnnn! :'):')


Fighting - Buonanotte,
Sheilla Salsabilla 

Sunday, 24 November 2013

That's What Henri J.M Nouwen said...

" That the greatest trap in our life is not success, popularity, or power, but self-rejection. Success, popularity, and power can indeed present a great temptation, but their seductive quality often comes from the way they are part of the much larger temptation to self-rejection. When we have come to believe in the voices that call us worthless and unlovable, then success, popularity, and power are easily perceived as attractive solutions. The real trap, however, is self-rejection. As soon as someone accuses me or criticizes me, as soon as I am rejected, left alone, or abandoned, I find myself thinking, "Well, that proves once again that I am a nobody." ... (My dark side says,) I am no good... I deserve to be pushed aside, forgotten, rejected, and abandoned. Self-rejection is the greatest enemy of the spiritual life because it contradicts the sacred voice that calls us the "Beloved." Being the Beloved constitutes the core truth of our existense." 

Sunday, 3 November 2013

Derita kelas 3

Aneh banget emang semakin kesini semakin males. Tepatnya,semakin kelas 3 saya semakin maleeeeees. Sedih banget bisa sampe kaya gini,suka nanya-nanya sendiri kenapa bisa kaya gini tapi gak ketemu-ketemu jawabannya,gimana atuh sih ya....

Gue ngerasa kelas 3 ini makin banyak aja yang namanya godaan untuk tidak menyentuh buku buat belajar. Jadi percaya atau nggak,gue cuma belajar saat disekolah aja,dirumah kadang sih tapi itu juga kalo ada tugas sama ulangan. Dipikir-pikir gimana gue mau pinter ya kalo gini caranyaaaa? Sedangkan gue udah kelas 3, pelajaran makin sulit dan makin luas, bentar lagi dihadepin uas,TO dan UN. Kalo gue gini terus gimana coba? Sampe orang deket aja bilang "kalo gini caranya gimana kamu mau pake almamater kuning" eeeeeh itu asli macem kesamber petir. Gue langsung sedih aja gitu dengernya,nggak aja gue nyilet tangan (lebay,amit-amit) -_______-

Suka mikir,apa gue doang ya yang kaya gini? Bahaya banget kan kalo cuma gue doang mah. Saking penasarannya gue nanya ke temen-temen kelas sama yang diluar kelas dan jawaban mereka ternyata........sama -_______- ternyata mereka kaya gue juga,walaupun gak semuanya sih masih ada 1 atau 2 orang yang malah kebalikannya gitu (kelas 3 makin rajin).

Sedikit cerita,gue punya temen dikelas namanya Wildan. Gue lagi ngobrol sama Aang dan wildan,gue nanya sama mereka tentang males itu dan ternyata Aang gak setuju sedangkan wildan gak jawab cuma diem aja. Tiba-tiba aang ngomong "eh wildan mah dirumahnya gak pernah belajar tau,belajarnya disekolah terus jadi dia mah maksimalin disekolah" gue denger omongan aang cuma bisa mlongo aja gitu,kaget. Seorang wildan yang pinter,juara kelas,lomba terus gak pernah belajar dirumahnya? Kan aneh..tapi kalo dipikir-pikir emang gak perlu dianehin juga sih,soalnya dia emang kalo lagi disekolah belajar terus. Sampe anak-anak sering banget bilang "udahan sih dan belajarnya,nanti lagi" tapi kan tetep aja gitu ya aneh -.- itu wildan,lah gueeee? Konflik hampir sama kaya wildan bedanya gue belajar disekolah pun keseringan tidur,sampe guru gue aja kalo mau keluar nitip pesennya "kerjain ya tugasnya,buat sela jangan sare bae seeel" yes,mom -_____- dan juga gue mah kalo emang waktunya buat istirahat ya istirahat,gada yang dipake buat tambahan belajar. Atuh ih coba kaya Wildan gitu ya pasti gue udah pinter kaya dia,gue udah masuk 3 besar kali ya.....alhamdulillah aja ini gue masuk 10 besar dengan kemalesan yang parah gini. Terimakasih ya Allaaaaaah :")))

Temen-temen gue udah pada mulai ikut les diluaran,sedangkan gue belum sama sekali. Gue bukannya gak mau, malah mau banget. Entah kenapa gue lebih seneng sibuk dibanding nyantai yang malah bikin gue makin males! Gue udah izin sama ayah,dan ayah cuma iya iya aja -.- yaudaaaa mikirnya ntaran juga pasti ikut lah ya,lagian ngurusin Pensi dan ekstra dulu buat sekarang,abis kelar Pensi dan demisioner baru deh welcome to the real world'-')/

Yaaaaaa,ini curhatan gue aja sebagai anak kelas 3 yang gatau harus ngapain dengan kemalasan saya ini. Kalo kalian punya saran buat saya yang harus saya lakuin apa boleh isi kolom komentar dibawah. Saran kalian dibutuhin banget tauk  :(
Ah,doain gue juga yaaaa semoga bisa berubah ini sikap. Dan semoga uas,to dan UN gue lancarrrr, hasilnya bagus, gue dan teman-teman lulus 100% dan gue keterima di UI dengan jurusan yang pas buat gue! Amiiiin :") 

Yap,terimakasih dan sampai jumpaaaa! 
P.s : Isi komentar jangan lupa hahahahahahaha -.-